CERPEN-TRALALA
Tralala #2
"Sudahlah sa jangan mikir masa lalu" (kata habib saat nenangin salsa)
"Iya sa kamu tenangin dirimu kan masih ada masa depan yang jauh lebih cerah dari pada masa lalu kamu" ( kata Firda pada saat menghibur salsa).
Pada saat mereka menghibur salsa tiba-tiba si Agis mengalihkan topik pembicaraan
"ehh bakal ada murid baru di SMA kita katanya!!." Ucap Agis
Habib : "Yang bener aja kamu?."
Agis :"Iya bener ga bohong, sumpah."
Firda : "Emang siapa gis?."
Agis : "Nggak tau gue, gue dapat informasi dari pak Salim ni."
Remi : "Hahaha, tumben lu akrab sama pak Salim."
Agis : "Ehhh nggak gitu, kamu tau kan pak Salim gampang rayuannya kalau sama aku, jadi aku manfaatin biar di kasih nilai bagus." (sambil kegirangan)
Habib : "Curang kamu gis, aku bosan di marahin terus, padahal aku diam."
Firda : "Nggak mungkin kalau kamu diam terus dimarahin, mesti ada sebabnya."
Habib : " Tau aja sih kamu, aku saat itu diam-diam nyontek." ( sambil ngakak)
Remi : "Ttu akibat lu nyontek nggak ngajak gue."
Agis : "Ehh ini pak Salim balas, katanya siswa baru itu sekelas sama kita."
Firda : " Wah dapat teman baru kita ya."
Setelah sekian lama mereka nongkrong, karena waktu sudah menunjukkan sudah malam, akhirnya merekapun bergegas untuk pulang. Ketika mau pulang ehh tiba-tiba si habib
"Hei! Apa kalian nggak bayar?"
"Ehh iya lupa." jawab Remi
"Lahhh aku juga lupa." jawab Firda terkejut
"Untung gue ingetin, kalau nggk bayar dosa kalian."
"Iya-iya makasih." ucap Remi
Setelah membayar mereka semuanya bergegas untuk pulang.
Remi lupa menaruh dimana sepedah motor nya
"Motor ku mana woi?." Ucap Remi kebingungan
"Lah tadi lu taru mana?". Saut Habib
"Rem, bukan kah itu motor kamu?." Ucap salsa sambil menunjuk motor Remi
"Ouh iya, makasih sa, gue lupa" ucap canggung Remi sambil ketawa
Mereka pun dalam perjalanan pulang yang dimana di jalan sangat sepi sekali dan membuat Remi jadi pengen ngebut.
"Bibb siap-siap, pegangan."
"Rem jangan macem-macem oi"
"Nggak kok cuman ngebut aja"
"Wohhhh....!!!. Ucap Habib sambil wajahnya keleyotan
Saat bersampingan dengan teman-teman cewek nya, "Tit Tit!!." Suara klakson motor Remi
"Ngawur lu ngebut amat." Ucap nasehat dari Habib
"Nggak papa mumpung jalanan sepi"
... Setelah sampai di kos putri
"Lama amat kalian." Ucap sombong Remi pada teman-temannya cewek
"Ihh kamu ngebut, gua bilang ibu lu ya." Ucap ancaman Firda pada Remi
"Ehh jangan"
"Btw, semua amankan?."
"Aman dong"
"Yaudah aku dan Habib balik ke kos ku dulu ya."
"Iya, hati-hati ya" ucap Salsa
Habib dan Remi pun pergi pulang ke kos nya, saat sampai di kos mereka langsung merebahkan dirinya dan bergegas untuk tidur, karena besok mereka ada jadwal sekolah jadi mereka bergegas untuk tidur lebih awal.
"Krurkk.." suara perut Remi
"Laper banget."
Remi pun terbangun dari tidur dan nyari makanan di dapur, ternyata stok Indomie nya sudah habis.
"Sudah habis?."
"Auh ah"
Terpaksa Remi harus tidur dengan perut yang kosong.
© kikukafandi~2021
Reviewed by Tirta Afandi
on
February 08, 2021
Rating: 5

